pagi tak seindah dunia mimpi

Posted: 03/10/2011 in remaja

assalamualakum..

*karena gak bisa buat judul, jadi maaf kalau terkesan lebay, hehe

22.00-23.30 rabu malam

menemani mbak aza ke warnet pondok, sampai di kamar semua anak sudah tidur, menyempatkan baca komik serial sherlock holmes, nguantuk langsung tidur . belajar? yo gak taa hehe

04.30 kamis shubuh

mbak ida a.k.a keamanan pondok keliling utk gugah-gugah (membangunkan, red.). Niat nakal, gak ikut jamaah shubuh dg alasan ngantuk, sholat sendiri di kamar. langsung cabut ke rumah gak ikut ngaji pagi. wew! *ingat akan seragam olahraga yang masih di rumah

06.00

sesampai di rumah, mbulet menyiapkan ini itu, dan baru berangkat jam 06.15 padahal perjalan yg harus ditempuh dg mobil eksekutif GA sekitar 30 menit. itupun kalau supirnya patas. Walhasil TELAT

setelah berpikir cukup lama dengan memandang gerbang sekolah yang telah terkunci, akhirnya kuputuskan meninggalkan teman-teman senasib utk merantau pulang lagi. Alasannya, ini adalah telat yang ke-5 kalinya, dimana sang tersangka, millah (bukan nama sebenarnya) baru diperbolehkan mengikuti pelajaran jam ke-5. padahal, hari ini sekolah usai setelah jam ke 6. daripada cuman ikut 2 jam pelajaran, belum lagi suruh lari putar tugu 2 kali, akhirnya jalan ke stasiun menunggu angkot GA jurusan gadang, hehehehe

di angkot

seorang nenek naik, duduk sebelahku dan tersenyum manis, semanis hatiku *opo se??. terjadi percakapan singkat :

nenek : turun mana nak?

tersangka : turun Kacuk

nenek : sekolah mana?

tersangka : berpikir keras tentang suatu muslihat, “mumpung lagi pake baju olahraga kan gak ketahuan”. SMA 3 nek. Ups, sejak kapaan SMA 3 di kacuk?

nenek : itu di tugu kan? kok turun kacuk

tersangka : ini mau ke rumah nek, sekolahnya libur

nenek : kenapa?

tersangka : yang kelas 3 ujian, jadi yang kelas 1 sama 2 nya diliburkan. Tieeet, pelo !!

nenek : ohh.. sambil memandangi tersangka yang jelas jelas memakai sepatu, tas, juga membawa raket bulu tangkis

dan akhirnya sang nenek turun, diikuti tersangka beberapa detik kemudian

di rumah 08.06

ayah : loh, kamu kok wes pulang?

tersangka : menceritakan semuanyaa

ayah : kok bisa sering telat gitu se kamu?

ibuk : membela tersangka. Salah siapa gak mau nganterin

tersangka : bersorak dalam hati, thanks mom :*

ibuk : mumpung kamu di rumah, tuh setrikaan baju numpuk

tersangka : hyaaa, okelah kalo begitu

 

dan berakhirlah pagi yang tak seindah mimpi semalam. padahal mambengi yo gak ngipi opo-opo

wassalamualaikum..


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s