jadi, ceritanya ini adalah proyek mading kedua. jauh lebih baik, karena:
1. persiapan matang
2. cukup punya pengalaman
3. pengerjaannya yang lebih punya waktu banyak (namanya juga anak pondok, temen2nya kan ketemu seharian hehe)
4. dana di supply dari pondok (FULL)
5. dibantu doa dan tenaga anak sepondok hehehe *lebay
cerita kedua: ini lomba yang ngadain UNAIR dalam rangka festival santri se jatim
seneng bisa ketemu banyak santri di luar sana (dungaren bangga jadi santri -___-), sempet minder awalnya karena liat banyak pesaing yang keren-keren
cerita ketiga: mading kami yang punya nama ‘THE SHIP’ ini lahir karena banyak hal, mulai dari musyawarah malam, (antara putra-putri musti berbicara di balik tabir, namanya juga anak pondok !), sampai perdebatan dan perang dingin antara kedua belah pihak. yang putri maunya gini, yang putra maunya gitu, heh
cerita selanjutnya: jadi juga sih, meskipungak optimis menang. berangkat ke surabaya naik mobil berbelasan orang. sumpek kudu munek-munek. sesampainya di UNAIR (sempet nyasar ke gedung A dan B), lombapun dimulai. namanya juga mading on the spot, jadi disana dikasih waktu 4 jam utk menyempurnakan mading.
the last story: tiba juga saat pengumuman pemenang. pondokku mengirimkan 3 kategori lomba, yang lomba CCQ dan Qiraatul Kutub belum mendapatkan nominasi (kasarannya kalah). dag dig dug menunggu, akhirnya pondok nurul huda mergosono dengna mading 3d nya berbentuk kapal ‘MENAAAAANG juara 2′
alhamdulillah









